TUGAS:
1.4.a.10. Aksi Nyata
Nur` aini Fikri, S.Pd., M.Pd_CGP4 Lombok Timur 2021/2022
nurainifikri787@gmail.com
MEMABANGUN KEYAKINAN KELAS SEBAGAI BENTUK MENGHIDUPKAN
BUDAYA P0SITIF DI SEK0LAH
#
A. LATAR BELAKANG
Pada saat sekarang ini, kehidupan manusia sudah berada pada tahap m0dern dengan akses inf0rmasi dan tekhn0l0gi yang semakin meluas, tidak saja di kalangan dewasa namun juga di kalangan remaja dan anak-anak. Penggunaan tekhn0l0gi dalam pencarian inf0rmasi juga semakin berkembang, mulai dari penggunakan lapt0p dan telep0n selular untuk mengakses internet juga keperluan k0munikasi lainnya.
Penggunaan internet dan telep0n di kalangan remaja menjadi sangat lumrah saat ini, terlebih lagi saat pandemic C0vid19, pembelajaran jarak jauh (PJJ) diberlakukan atau dengan kata lain dialihkan secara daring (dalam jaringan) untuk tetap dapat mengak0m0dir asupan pengetahuan dan penambahan keterampilan peserta didik meskipun berjarak dari pusat belajar dan menggunakan alat bantu berupa media lapt0p, telep0n seluler dan juga jaringan internet.
Keadaan belajar secara daring tidak saja memberikan suasana belajar yang berbeda. Belajar daring ini menjadi hal baru dalam sejarah pembelajaran di Ind0nesia. Belajar daring menjadi pengalaman bersama untuk memiliki in0vasi pembelajaran. Pengalaman belajar daring tidak saja didapati secara p0sitif, namun juga memberikan dampak negaif terutama dalam bersikap dan mengambil tindakan sesuai nilai dan n0rma yang ada dengan kata lain terjadinya dekadensi m0ral di lingkungan belajar, termasuk pada peserta didik.
Dekadensi m0ral mencerminkan gejala penurunan kualitas sikap dan perilaku sese0rang/individua dan juga kel0mp0k 0rang. M0ral sendiri memiliki peran penting sebab dapat menunjukkan sikap p0sitif yang tampak dalam kehidupan sehari-hari. M0ral sese0rang terbentuk dari pr0ses pembelajaran atau s0sialisasi yang dipr0leh saat tumbuh kembangnya.
Dewasa ini, berkembangnya tekhn0l0gi, k0munikasi juga inf0rmasi dapat berdampak p0sitif juga berdampak negatif. Salah satu dampak negatifnya adalah gaya hidup bebas akibat pengaruh budaya lain. Fen0mena anak remaja yang secara sadar tanpa memiliki batasan dalam menjauhi perbuatan yang melanggar nilai dan n0rma dalam masyarakat, marak terjadi. Hal semacam ini perlu dihindari karena tentu saja dapat membuat kerugian pada diri juga 0rang lain.
Sebagai guru di sek0lah juga satuan pendidikan yang bertujuan membentuk dan melahirkan anak bangsa yang cerdas secara lahir dan bathin, maka peran saya dituntut untuk dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman juga menyenangkan dan melindungi bagi setiap anak. Pelayanan Pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan tumbuh kembang anak, menjadi salah satu tawaran untuk mengantisipasi terjadinya dekadensi m0ral pada anak remaja, termasuk di dalamnya yakni menghidupkan budaya p0sitif.
Salah satu bentuk budaya p0sitif di dalam kelas secara khusus dapat dilihat dengan adanya kesepakatan kelas antar warga kelas. Kesepakatan kelas menjadi tawaran untuk dapat mewujudkan kelas yang aman, nyaman dan menyenangkan sebagai ruang belajar yang dapat membantu membangun kharakter baik pada setiap peserta didik, terutama pada kharakter yang erat kaitannya dengan pr0fil pancasila. Dengan adanya penumbuhan dan pembiasaan kharakakter p0sitif yang dikemas dalam budaya p0sitif, diharapkan mampu melahirkan budaya belajar dan budaya sek0lah yang memerdekakan, baik dalam diri anak, guru juga warga belajar lainnya.
B. TUJUAN AKSI
1. Mendiseminasikan budaya p0sitif di lingkungan sek0lah sebagai bagian dari mewujudkan sek0lah aman dan nyaman juga berpihak pada murid.
2. Sebagai upaya menumbuhkan dan melestarikan budaya p0sitif yang sudah ada di sek0lah sehingga menjadi iklim yang terus menerus dapat membantu memberikan suasana belajar yang aman dan nyaman serta dapat berpihak pada anak/murid/peserta didik.
3. Sebagai upaya mengenalkan satu bentuk saran aksi untuk terus mendukung upaya percapatan pembangunan sumber daya manusia Ind0nesia yang memiliki kharakter pelajar pancasila di sek0lah.
4. Terwujudnya kesadaran dan kemandirian pada kelas-kelas belajar khususnya di kelas XII IPS SMA NW Anjani sebagai kelas yang sudah mengupayakan lahirnya keyakinan kelas dalam menunjang harapan baik pembelajar dalam kelas yang mereka impikan.
C. T0LAK UKUR
A. Terdiseminasikannya budaya-budaya p0sitif yang perlu diaplikasikan dalam lingkungan sek0lah.
B. Terbentuknya suasana dan budaya yang mencerminkan suasana belajar yang aman, nyaman dan berpihak pada anak/murid/peserta didik.
C. Adanya dukungan dari pihak sek0lah dan warga sek0lah untuk dapat bersama-sama dalam mengupayakan terbentuknya pr0fil Pancasila pada setiap warga sek0lah terutama anak/murid/peserta didik.
D. Terlaksananya kegiatan yang memacu untuk anak dapat memiliki satu kesepakatan bersama dalam upaya mereka untuk menjadikan pr0ses belajar mengajar di kelas menjadi efektif, menyenangkan juga aman dan nyaman, terutama bagi tumbuh dan kembang mereka. Adanya d0kumentasi tentang kesepakatan kelas dan pelaksanaanya.
D. DESKRIPSI AKSI
Dalam pelaksanaan aksi mens0sialisasikan budaya p0sitif di kelas dan di sek0lah, saya sebagai Cal0n Guru Penggerak terlebih dahulu membangun k0munikasi dengan bapak kepala sek0lah sebagai pemangku kebijakan. Dengan beliau saya menyampaikan apa yang menjadi rencana yang perlu saya laksanakan sebagai bentuk saya berbagi inf0rmasi dan ilmu pada anak-anak juga pada rekan sejawat.
Dalam membangun k0munikasi dengan kepala sek0lah, tidak lupa juga membangun k0munikasi dengan bapak-bapak wakil kepala sek0lah bagian kesiswaan dan kurikulum serta membagikan deadline waktu untuk pertemuan guru juga pertemuan saya dengan anak-anak (peserta didik).
Pada waktu yang telah disepakati, saya terlebih dahulu bertemu dengan anak-anak dalam memperkenalkan budaya p0sitif, yakni tentang apa itu m0tivasi, kebutuhan-kebutuhan apa saja yang ada di dalam diri mereka, restitusi juga tentang keyakinan kelas dan harapan yang perlu mereka wujudkan demi membantu mengapai cita-cita yang mereka impikan.
Mengawali pertemuan dengan anak-anak, saya tanyakan kepada mereka, kelas seperti apa yang mereka inginkan? Suasana yang seperti apa membuat mereka senang. Teman yang bagaimana yang dapat mendukung mereka, dan hal lainnya. Dari bertukar pendapat, saya kembali menyampaikan bahwa dalam kegiatan ini, saya membantu mereka menemukan hal penting yang dapat mereka usahakan bersama untuk mewujudkan kelas yang aman, teman yang nyaman, juga suasana yang membahagiakan di dalam kelas, dan kami menamainya sebagai keyakinan kelas. Keyakinan kelas yang saya dan anak-anak dapatkan di kelas kami beberapanya adalah, salaing menghargai saat berpendapat, mengh0rmati guru, tidak membuang sampah melalui jendela, tidak l0mpat jendela saat bermain, dan lainnya.
E. DUKUNGAN YANG DIBUTUHKAN
Keyakinan kelas sebagai perwujudan budaya p0sitif yang dimiliki 0leh kelas XII IPS tidak akan dapat bertahan jika tidak mendapatkan dukungan dari warga kelas lainnya (khususnya pada kelas IPS itu sendiri), termasuk sistem yang ada, seperti terus mempraktikkan budaya dan hal-hal p0sitif di sek0lah juga dengan dukungan dari pihak lainnya seperti kepala sek0lah yang memberikan m0tivasi dan pendekatan untuk dapat menguatkan kharakter anak-anak, rekan-rekan guru yang juga turut membantu dalam upaya nyata tindakan terus menerus yang mempraktikkan budaya-budaya p0sitif, serta lingkungan yang aman dan nyaman serta menyenangkan dimana anak-anak dapat mengaktualisasikan dirinya dengan tepat dan membahagiakan.
F. RENCANA PERBAIKAN KEDEPAN
Kegiatan membangun keyakinan kelas belum massive saya lakukan sebagai cal0n guru penggerak, perlu k0munikasi efektif dan juga pendekatan-pendekatan yang dapat mengugah rekan guru atau rekan sejawat semisal wali kelas untuk juga dapat mengaktifkan dan memperkenalkan serta menumbuhkan budaya p0sitif melalui keyakinan kelas masing-masing. 0leh sebab itu, selain akan memberikan s0sialisasi terkait dengan budaya p0sitif nantinya ke rekan-rekan guru, dalam rangkaian saya berbagi inf0rmasi, maka hal lainnya yang saya akan lakukan juga berbagi kegiatan yang sudah saya lakukan bersama anak-anak di kelas XII IPS.
Juga turut serta untuk terus mendiseminasikan, kegiatan-kegiatan yang dapat dialkukan bersama-sama, guna untuk menumbuhkan budaya p0sitif dalam lingkungans sek0lah yang juga p0sitif, yakni sek0lak yang aman, nyaman, membahagiakan karena berpihak pada anak/murid/peserta didik.
G. D0KUMENTASI AKSI
H. TAUTAN VIDI0 DAN ARTIKEL AKSI
1.VIDI0 KEYAKINAN (KESEPAKATAN KELAS) SISWI XII IPS
2. VIDI0 S0SIALISASI BUDAYA P0SITIF KEPADA REKAN GURU
https://drive.google.com/drive/folders/1Qlw4PzFGNJx_VpJjakYOQSpyFMaCeu5D?usp=sharing
3. ARTIKEL AKSI